Pencegahan cacing kremi

Sudah kita ketahui bersama cacing kremi itu sendiri yang sering terjadi apalagi pada sang anak, gejala cacing kremi tersebut bisa meliputi kesulitan tidur pada sipenderitanya, vagina yang gatal akibat wanita cacing yang bertelur pada area bagian tersebut. Gatal dan nyeri juga termasuk dari gejala cacing kremi itu sendiri. Nama ilmiah dari cacing ini adalah Enterobius vermicularis merupakan jenis cacing kremi nematode berukuran 2-13 mm yang dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan manusia. Cacing ini ditemukan pada sekum (kantong serupa tabung pada rongga perut bawah), apendiks (umbai cacing usus buntu), dan kolon asendens (usus besar) dalam sistem pencernaan.[1] “dilansir dari laman Honestdocs” bahwa selain obat-obatan dapat membantu dalam mengatasi cacing kremi, kita bisa lakukan beberapa hal yang dapat melakukan pencegahan cacing kremi itu sendiri terhadap orang-orang disekitar kita, diantaranya:

  1. Gunakan air panas untuk mencuci semua tempat tidur, handuk, lap mandi, dan pakaian di rumah yang terkena dampak. Jemur barang-barang ini di bawah terik matahari.
  2. Beri tahu orang yang telah terinfeksi agar tidak menggaruk area anus. Karena hal tersebut akan memperburuk kedaan. Bahkan, membuat bakteri semakin menyebar kebagian tubuh lainnya.
  3. Bersihkan semua permukaan yang mungkin terinfeksi, termasuk mainan, lantai, meja, dan kursi toilet. Karena jika semua itu tetap dibiarkan kotor bersama setumpuk bakteri, kemungkinan besar akan menyebabkan
  4. Jangan biarkan anak-anak mandi bersama, karena ini dapat menyebabkan telur cacing kremi menyebar di air mandi atau sekitarnya.
  5. Pastikan bahwa orang yang telah terinfeksi dan anggota rumah tangga lainnya cuci tangan secara menyeluruh dengan air hangat dan sabun. Ini sangat penting dilakukan sebelum makan.
  6. Instruksikan semua orang untuk berhenti menggigit kuku mereka. Karena sumber bakteri lebih banyak terdapat dikuku sebab tangan yang lebih sering menyentuh barang atau benda-benda lainnya agar dapat melakukan pencegahan cacing kremi untuk menular dan memakan banyak orang disekitarnya.
  7. Pastikan semua orang di rumah untuk mandi dan mengganti pakaian dalam mereka setiap pagi. Karena pakaian yang sudah dipakai melakukan aktifitas seharian diluar memiliki kemungkinan besar bakteri yang menempel disetiap kainnya, hingga apabila pakaian tersebut masih tetap digunakan khawatir akan menyebabkan tubuh semakin memburuk karena penyakit dari bakteri yang berada pada pakaian tersebut.
  8. Bersihkan kuku jari dan potong kuku pendek. Kuku dan jari sangat rentan sekali terhadap semua bakteri, karena keduanya lebih sering digunakan untuk bersentuhan langsung dengan benda apapun. Jika, kebersihannya tidak begitu diamati maka akan menyebabkan semua penyakit dari bakteri yang telah masuk kedalam tubuh tersebut lewat kuku dan jari tadi.

Infeksi cacing kremi pada umumnya disebabkan oleh cacing gelang putih dengan nama

Ilmiah yang terkenal yaitu Enterebius vermivularis. Diamerika serikat pada umumnya terdapat sekitar 50% anak-anak mengalami infeksi cacing kremi , karena pada hakikatnya orang dewasa untuk cacing kremi tidak biasa berkembang biak dengan cara bertelur, kebalikan dari cacing kremi terhadap pada anak. Pencegahan cacing kremi dapat dilakukan dengan cara menjaga kebersihan. Dan untuk memastikan terkena infeksi dari cacing kremi tersebut kita dapat melihat dari segi tanda-tandanya seperti nyeri, ruam, atau iritasi kulit laiinnya disekitar anus, selain itu nyeri dibagian perut, dan sering mual juga termasuk salah satu dari tanda cacing kremi. Tanda lainnya adalah gelisah ketika tidur karena rasa gatal atau ketidak nyamanan pada sipenderita.


[1] Sumber referensi Klikdokter.com